Buntut Sejumlah Siswa SD Diduga Keracunan MBG, Aktivis Desak BGN Evaluasi Seluruh SPPG di Jeneponto

    Buntut Sejumlah Siswa SD Diduga Keracunan MBG, Aktivis Desak BGN Evaluasi Seluruh SPPG di Jeneponto
    Muh. Alim Bahri mendesak BGN untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh SPPG di Jeneponto.

    JENEPONTO, SULSEL - Di sebuah ruang kelas sederhana di SDN 7 Rumbia, Kabupaten Jeneponto, seorang guru di depan murid-muridnya bukan sedang mengajar, bukan pula sedang memberi tugas. Namun situasi berubah yang menyayat hati setelah sejumlah siswa menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG).

    Siang itu, ia menyaksikan sendiri murid-muridnya yang masih polos memakan makanan itu. Namun, beberapa jam kemudian dikabarkan satu persatu anak-anak mulai mengeluhkan pusing, mual, dan gatal-gatal. Hingga tercatat 15 siswa terpaksa dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Bahkan ada siswa yang di rujuk ke RSUD Lanto Daeng Pasewang.

    Informasi dihimpum media ini, puluhan siswa SDN 7 Rumbia diduga keracunan seusai menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan oleh dapur SPPG Bontomanai pada Kamis, 23 April 2026.

    Program tersebut yang seharusnya memberi gizi, namun justru mengancam kesehatan. Buntut dari insiden ini menarik perhatian semua kalangan. Seperti, salah seorang aktivis yang dikenal vokal, Muh. Alim Bahri. 

    Pemuda itu dengan tegas menyatakan agar kepolisian Polres Jeneponto mengambil langkah-langakah penegakan hukum yang tegas terhadap peristiwa dugaan keracunan yang dikabarkan terjadi setelah menyantap sajian menu MBG.

    "Kami juga mendesak pihak BGN untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh SPPG di Jeneponto, baik dari sisi kualitas bahan makan, pemenuhan kebutuhan dan keseimbangan gizi maupun kelengkapan fasilitas pengelolan air limbah (IPAL), " tegasnya kepada media, Sabtu (25/4/2026)

    Sapaan Alim itu, juga meminta kepada Kejaksaan Negeri Jeneponto, untuk melakukan penyelidikan terhadap transparansi dan tertib harga standar, beserta kandungan gizi dan ketepatan sasaran yang selama ini patut diduga kemungkinan adanya perbuatan yang dapat merugikan keuangan negara dalam tata laksana MBG pada hampir setiap dapur SPPG di Jeneponto.

    Tak hanya itu, Alim juga menegaskan penutupan harus permanen dan tetap, SPPI dan Korwil SPPI harus dicopot. Mitra harus kena denda, serta dipandang perlu dilakukan proses terhadap kemungkinan adanya dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan anggaran negara pada SPPG tersebut. (**)

    Syamsir, HR

    Syamsir, HR

    Artikel Sebelumnya

    Belasan Siswa SD di Rumbia Dilarikan ke...

    Artikel Berikutnya

    Pemilihan BPD Tanammawang Tuai Protes, Panitia...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Kawasan Industri IHIP di Luwu Timur: Prospek Ekonomi dan Potensi Masalah Hukum
    Pemilihan BPD Tanammawang Tuai Protes, Panitia Diduga Berpihak ke Salah Satu Calon Tertentu
    Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI
    Satgas TMMD Bangun Fasilitas 5 Unit MCK Umum untuk Warga Kampung Keakwa
    ATR/BPN Rayakan Paskah, 5 Sertipikat Diserahkan di Tangsel
    Bupati Paris Yasir Resmi Buka Program TMMD ke-128 Kodim 1425 Jeneponto, Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa
    Tak Hanya Kerja Ekstra Jelang HUT ke-163, Disdukcapil Jeneponto akan Siapkan Bingkisan Bagi Warga yang Lahir 1 Mei
    Ketua DPD NasDem Jeneponto Angkat Bicara, Tolak Keras Cover Tempo yang Dinilai Menyesatkan Partai
    Turnamen Sepak Bola Bupati CUP I Dongkrak Omzet UMKM, Warga: Lanjutkan Kareng Jeneponto Bahagia
    Konsumen Keluhkan Pelayanan FIF GROUF Jeneponto, Motor Sudah Sebulan Lunas Tak Kunjung Dapat BPKB
    Setahun Kepemimpinan, Bupati Paris Yasir Toreh Sejumlah Prestasi dan Pembangunan Melaju di Tengah Efesiensi Anggaran
    Bupati Paris Yasir Resmi Buka Turnamen Sepak Bola Bupati CUP I, Sorak Menggema Jeneponto Bahagia
    BPS Rilis Keberhasilan Bupati Paris Yasir Setahun Pimpin Jeneponto, Ini Capaiannya
    Diinisiasi KT Jeneponto, Ribuan Warga Hadir Ramaikan Pembukaan Turnamen Sepak Bola Bupati CUP I di Lapangan Stadion Mini Turatea
    Sejumlah Kader HMI Cab. Jeneponto Menolak Keras Aksi Secara Sepihak, Desak PB-HMI Ambil Langkah Tegas
    Konsumen Keluhkan Pelayanan FIF GROUF Jeneponto, Motor Sudah Sebulan Lunas Tak Kunjung Dapat BPKB
    Belasan Siswa SD di Rumbia Dilarikan ke Puskesmas Seusai Santap Menu MBG, Bupati Jeneponto Kerahkan Tim Medis
    Akibat Musim Kemarau Panjang, Bupati Jeneponto Ambil Langkah Darurat Atasi Kekeringan dan Optimalisasi Air Irigasi Kareloe
    Sejumlah Kader HMI Cab. Jeneponto Menolak Keras Aksi Secara Sepihak, Desak PB-HMI Ambil Langkah Tegas
    Ketua DPD NasDem Jeneponto Angkat Bicara, Tolak Keras Cover Tempo yang Dinilai Menyesatkan Partai

    Ikuti Kami